Susunan Acara Lamaran. Terbaru


Daftar isi
  • Pengantar
  • Isi acara lamaran
  • Saran
  • Kesimpulan

Sudah diketahui secara umum bahwa bila seseorang hendak menikah ada sebuah acara yang harus dilalui, yaitu lamaran. Lamaran merupakan acara pra pernikahan yang sudah menjadi budaya masyarakat luas. Lamaran menjadi sarana pembuktian keseriusan seseorang yang ingin berumah tangga.


Acara lamaran biasanya diadakan beberapa bulan sebelum hari pernikahan.  Acara lamaran bisa saja dibuat sederhana maupun konsep mewah, tergantung kesiapan tuan rumah. Namun dalam konsep sederhana maupun mewah secara umum isi acara sama. Bisa menggunakan pembawa acara ataupun biasa saja. 

Beberapa orang yang hendak mengadakan acara lamaran terkadang masih belum punya gambaran mengenai isi acara lamaran, sehingga mereka perlu mencari referensi tentang isi acara lamaran. Wajar saja karena dengan tahu isi acaranya, maka persiapan yang akan dilakukan lebih jelas dan bisa menentukan langkah -langkah yang akan diambil selanjutnya.

Sebagai acuan, berikut ini susunan acara lamaran. 

Isi / susunan acara lamaran

1. Datangannya calon mempelai laki-laki bersama keluarga 

Acara lamaran baru dimulai ketika keluarga serta calon mempelai laki-laki telah tiba dan duduk dengan nyaman. Sebagai tuan rumah, hendaknya bersiap menyambut dengan memposisikan diri di pintu rumah. Bisa dimulai dengan bapak-bapak berdiri dan diikuti ibu-ibu berjajar memberikan sambutan dan mempersilahkan masuk. 

2. Pembawa acara membuka acara 

Jika menggunakan pembawa acara, maka setelah semua tamu duduk dengan nyaman maka acara bisa dimulai. Pembawa acara bisa membuka acara dan membacakan susunan acaranya. 

3. Sambutan tuan rumah untuk hadirin semua.

Adakalanya setelah pembawa acara membuka acara akan dilanjutkan acara sambutan oleh tuan rumah melalui seseorang yang sudah ditugaskan sebagai wakil, namun bisa saja hal ini diwakili langsung oleh pembawa acara. Hal yang disampaikan intinya adalah mengucapkan selamat datang kepada semua yang hadir, menginformasikan acara yang sedang berlangsung, ucapan terima kasih atas dukungannya semua pihak hingga bisa terselenggaranya acara dan meminta maaf bila dalam penyambutan hadirin semua ada hal yang kurang berkenan.

4. Pasrah atau penyampaian tujuan kedatangan keluarga laki-laki

Pasrah merupakan acara inti. Pasrah biasanya dilakukan oleh seorang wakil sebagai duta dari keluarga laki-laki. Duta atau juru bicara inilah yang akan menyampaikan maksud kedatangannya beserta rombongan yang untuk melamar. Selain bermaksud melamar, duta  akan menyerahkan buah tangan yang telah dibawa oleh keluarga laki-laki.

5. Tanggapan atau jawaban dari pihak keluarga perempuan 

Setelah pihak keluarga laki-laki selesai menyampaikan maksud dan menyerahkan buah tangan yang dibawanya, maka selanjutnya gantian pihak perempuan melalui juru bicaranya memberikan tanggapan. Tanggapan di sini menentukan apakah lamaran pihak laki-laki diterima dan bisa melanjutkan ke jenjang pernikahan atau sebaliknya. Jadi sesi ini sangat penting dan menjadi penentu suksesnya acara lamaran.

6. Simbolis penyerahan buah tangan atau seserahan

Apabila diterima, maka acara selanjutnya adalah simbolis penerimaan seserahan. Pertama antar wakil kedua pihak keluarga saling jabat tangan dan difoto. Kemudian bapak kedua mempelai saling jabat tangan dan difoto. Lalu ibu dari mempelai laki-laki menyerahkan seserahan ke pihak ibu perempuan dan didokumentasikan/foto.

7. Acara simbolis tukar cincin atau perhiasan (jika ada)

Acara dilanjutkan dengan tukar cincin oleh kedua calon mempelai. Dalam prosesinya pihak ibu dari mempelai laki-laki akan memasangkan cincin kepada calon mempelai perempuan. Dan Begitu sebaliknya, ibu dari mempelai perempuan akan memasangkan cincin di jari manis calon mempelai laki-laki. 

Acara ini hanya simbolis jadi bisa saja diadakan atau tidak tergantung tuan rumah.

8. Doa dan Penutupan acara lamaran

Doa sebelum ditutupnya acara merupakan acara yang cukup penting. Doa menjadi penguat harapan kedua keluarga agar rencana kedepan yang lebih besar bisa terlaksana dan tercukupi semuanya. 

Setelah selesai berdoa kemudian acara bisa ditutup oleh pembawa acara.

9. Ramah tamah

Sesi ini merupakan acara santai. Umumnya pada sesi ini akan dikeluarkan minuman dan makanan. Di sesi ini suasana jadi mencair dan para tamu bisa saling berbincang dengan kanan kirinya. 

10. Pamitan

Adakalanya pamitan diadakan formal dengan juru bicara dari pihak calon laki-laki menyampaikan secara terbuka. Penyampaian pamitan ini juga mendapat tanggapan dari wakil tuan rumah.

Demikian mengenai isi atau susunan acara dalam prosesi lamaran. Acara bisa saja disesuaikan kebutuhan, jadi bisa dikurangi atau ditambah. Karena sejatinya acara inti adalah poin 4-5. Acara lamaran bisa saja dibuat secara ringkas atau sebaliknya dibuat durasi yang panjang merupakan kreativitas dan tergantung dengan budaya masing-masing daerah.

 Saran

Acara lamaran merupakan kegiatan yang melibatkan orang lain sebagai pendukung. Para pendukung tersebut diantaranya ada juru bicara/duta pasrah, pembawa acara bagi tuan rumah, juru masak bila diperlukan, saudara yang akan diajak di acara dan lain sebagainya. Jika bisa usahakan menghubungi yang bersangkutan jauh-jauh hari sebelumnya. Jangan lupa konfirmasi ulang untuk mengingatkan beberapa hari mendekati hari H.

Kesimpulan 

Acara lamaran merupakan sebuah prosesi yang umumnya dilalui bagi mereka yang akan menikah.
Acara lamaran bisa saja dibuat sederhana dan ringkas atau panjang sesuai kreativitas dan budaya masing-masing daerah.
Inti acara lamaran adalah dari pihak laki-laki menyerahkan /menanyakan, dan untuk pihak perempuan memberi tanggapan / jawaban terkait perjodohan.
Hubungi orang-orang yang akan terlibat di acara jauh hari dan konfirmasi ulang bila sudah mendekati hari H.





0 comments

Post a Comment